Tampilkan postingan dengan label kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kriminal. Tampilkan semua postingan
Kamis, 29 Januari 2015
Kecelakaan Maut di Jalur Bocimi Bogor, Ini Kronologisnya
beritakabar.blogspot.com - Kecelakaan beruntun berujung maut kini terjadi di Jalur Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), Kamis malam (29/1) hingga menewaskan ibu dan anak, yakni Sutinah (23) dan Rasti (2). Keduanya adalah penumpang angkot yang saat kejadian tengah dalam perjalanan pulang ke rumahnya di kampung Gadog, Desa Pandan Sari, Kecamatan megamendung, Kabupaten Bogor.
Kecelakaan maut tersebut melibatkan 4 kendaraan yakni, Truk Kontainer B 9911 ZI, Truk Tronton B 9238 BXS, Angkot Jurusan Ciawi-Cicurug F 1931 N dan Isuzu Panther D 138 GV.
Kecelakaan berawal ketika truk kontainer melaju dari arah Sukabumi menuju Ciawi. Di lokasi, truk kontainer hendak menyalip truk tronton didepannya, namun naas, tiba-tiba truk kontainer oleng tidak terkendali dan menyerempet truk tronton di depannya.
Truk kontainer kemudian menabrak sebuah angkot yang datang dari arah berlawanan. Angkot terseret ke arah belakang, kemudian menabrak Izusu Panter yang dikendarai seorang benama Asep. Kedua korban tewas penumpang angkot pun akhirnya terjepit di dalam angkot.
"Posisi saya di belakang angkot. Mobil saya ditabrak angkot yang keseret sama tronton itu. Mobil saya rusak dibagian depan," ujar Asep.
Selang beberapa jam pihak Kepolisian datang dan langsung mengevakuasi seluruh korban ke RSUD Ciawi. Selain dua korban tewas, kecelakaan ini menyebabkan 11 orang yang luka.
Rabu, 28 Januari 2015
Tersangka Kecelakaan Maut Pondok Indah Tak Gunakan Narkoba
beritakabar.blogspot.com - Polres Metro Jakarta Selatan memastikan Christopher Daniel Sjarief (23), tersangka kasus kecelakaan maut Pondok Indah, tidak menggunakan narkotik atau obat-obatan berbahaya.
Hal ini diungkapkan Kapolres Metro Jakatra Selatan, Kombes Pol Wahyu Hadiningrat. Ia memastikan temuan tersebut setelah pihak kepolisian menerima hasil tes urine dan darah Christopher dari laboratorium. Selain itu dari pemeriksaan tes psikiater Christopher juga tidak mengalami gangguan jiwa.
"Hasil tes psikiater menunjukkan dia tidak ada gangguan jiwa," kata Wahyu, (27/1).
Christopher adalah tersangka dalam kasus kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 20 Januari 2015. Empat orang tewas dalam kecelakaan itu.
Sehari setelah kecelakaan, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Kombespol Martinus Sitompul menyatakan Christopher positif menggunakan narkoba jenis lysergic acid diethylamide (LSD).
Namun belakangan, Kombespol Wahyu mengklarifikasi keterangan Martinus. Wahyu mengatakan dugaan penggunaan LSD itu berasal dari pengakuan tersangka mengaku telah mengkonsumsi LSD ketika diperiksa penyidi.
Hal ini diungkapkan Kapolres Metro Jakatra Selatan, Kombes Pol Wahyu Hadiningrat. Ia memastikan temuan tersebut setelah pihak kepolisian menerima hasil tes urine dan darah Christopher dari laboratorium. Selain itu dari pemeriksaan tes psikiater Christopher juga tidak mengalami gangguan jiwa.
"Hasil tes psikiater menunjukkan dia tidak ada gangguan jiwa," kata Wahyu, (27/1).
Christopher adalah tersangka dalam kasus kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 20 Januari 2015. Empat orang tewas dalam kecelakaan itu.
Sehari setelah kecelakaan, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Kombespol Martinus Sitompul menyatakan Christopher positif menggunakan narkoba jenis lysergic acid diethylamide (LSD).
Namun belakangan, Kombespol Wahyu mengklarifikasi keterangan Martinus. Wahyu mengatakan dugaan penggunaan LSD itu berasal dari pengakuan tersangka mengaku telah mengkonsumsi LSD ketika diperiksa penyidi.
Langganan:
Postingan (Atom)

