Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Januari 2015

Dibebaskan Visa, Wisatawan Ramai-Ramai Ke Indonesia


Bebaskan Visa, Wisatawan Mancanegara Akan Meningkat

beritakabar.blogspot.com - Pembebasan visa lima negara tambahan di Indonesia disambut baik Garuda Indonesia. Direktur Garuda, Arif Wibowo meyakini potensi wisatawan asing ke Indoneisa akan semakin meningkat. 

“Kalau bebas visa untuk lima negara dijalankan, itu bisa bikin heboh turis masuk ke Indonesia,”  ujar Arif di Jakarta (29/1).

Menurut Arif, kampanye yang dilakukan Kementrian Pariwisata melalui country branding membantu Garuda untuk menarik penumpang. Hal itu terbukti menarik penumpang rute Beijing menuju Denpasar. 

“Ide Pak Arief Yahya dengan 'Wonderfull Indonesia' sangat bagus. Terbukti, rute yang baru dibuka Beijing-Denpasar, rata-rata load factor mencapai 80 persen,” tegas Arif.


Untuk diketahui saat ini Indonesia sudah memberlakukan bebas visa untuk 15 negara. Rencananya akan ada tambahan lima negara yakni China, Jepang, Korea Selatan, Rusia, dan Australia.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan tujuan pembebasan visa adalah meningkatkan pelayanan.

"Yang akan kita tingkatkan adalah customer service. Jika seseorang mengurus visa saja sudah luar biasa rumit, maka dengan pembebasan visa dapat meningkatkan pelayanan pada konsumen. Jika mereka puas (dengan pelayanannya), pendapatan (daerah) dengan sendirinya akan naik," ujar Menteri Pariwisata.

Rabu, 28 Januari 2015

Admin Twitter @jokowi_do2 Ditarik Ke Istana Presiden

Admin Twitter @jokowi_do2 Ditarik Ke Istana Presiden beritakabar.blogspot.com - Pihak Istana Kepresidenan menyatakan admin dari akun Twitter @jokowi_do2 sudah bersedia untuk menyerahkan pengelolaan akun twitternya kepada pihak Istana. 

Sekretaris Kabinet (Seskab), Andi Widjajanto mengatakan bahwa sedang mempertimbangkan agar admin sebenarnya bisa ditarik ke Istana untuk mengoperasikan akun tersebut secara resmi mengatasnamakan staf kepresidenan. 

"Kini kami sedang mencari kemungkinan supaya admin yang megang itu bergabung menjadi salah satu staf di sini," kata Andi di kompleks Istana kepresidenan (28/1).

Perihal admin Twitter @jokowi_do2 yang akan di tarik ke Istana Negara, Andi mengaku bahwa hal itu nantinya akan berada di bawah koordinasi langsung Sekretaris Presiden, "Mestinya di Sekretaris Pribadi Presiden," kata Andi.

Untuk diketahui bahwa saat kampanye pilpres lalu, akun Twitter @jokowi_do2 sangat aktif mentweet di Twitter. Namun kini akun tersebut justru tidak berkicau lagi sejak 21 Agustus 2014. 

Hal ini dibingungkan para pengguna twitter. Pasalnya, pengguna twitter sudah banyak yang mengira akun @jokowi_do2 merupakan akun resmi yang dipegang sendiri oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Rakyat Tidak Jelas Kini Menjadi Tim Independen

Rakyat Tidak Jelas Kini Menjadi Tim Independen
beritakabar.blogspot.com - MenkoPolhukam Tedjo Edhy Purdijatno beberapa waktu lalu telah menyebut para aktivis pro KPK sebagai 'rakyat nggak jelas'. Namun ternyata para 'rakyat nggak jelas' itu kini telah ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Tim Independen penyelesain kisruh polemik antara KPK dan Polri.

Ketika itu MenkoPolhukam, Tedjo mengatakan agar pimpinan KPK dan Polri tak menggerakkan massa turun ke jalan. Tedjo menyesalkan adanya pergerakan massa di KPK yang juga diliput oleh berbagai media. Menurut Tedjo, KPK akan kuat bila justru didukung oleh konstitusi yang berlaku (24/1) .

"Jangan membakar massa, mengajak rakyat, membakar rakyat. Ayo kita ini, tidak boleh seperti itu, itu suatu sikap pernyataan yang kekanak-kanakan. Berdiri sendiri, kuat dia. Konstitusi yang akan dukung, bukan dukungan rakyat yang nggak jelas itu," begitu pernyataan keras Menteri Tedjo di Istana Kepresidenan.


Pernyataan ini justru memperkeruh keadaan dan memantik kekecewaan masyarakat antikorupsi hingga buntutnya Menteri Tedjo dilaporkan ke Mabes Polri oleh para aktivis anti korupsi. 

(baca juga: Hina Rakyat Tidak Jelas Menkopolhukam Dilaporkan Ke Polisi)

Hanya selang sehari setelah Menkopolhukam melontarkan kalimat kontraproduktif tersebut, Presiden Jokowi memanggil para tokoh anti korupsi tersebut ke Istana Kepresidenan upaya penyelamatan KPK dan Polri. Kini para tokoh pro pemberantasan korupsi yang ikut berorasi di Gedung KPK saat Bambang Widjojanto ditangkap Bareskrim Polri tersebut kini jadi tim independen presiden.


Tujuh tokoh yang dilibatkan adalah mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie, mantan Wakapolri Komjen (purn) Oegroseno, mantan Wakil Ketua KPK Erry Riyana Hardjapamekas, pengamat kepolisian dan akademisi Bambang Widodo Umar, Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) yang juga mantan Tim-8 kasus cicak vs buaya Hikmahanto Juwana. Selain itu ada mantan pimpinan KPK Tumpak Hatorangan Panggabean dan Syafi'i Ma'arif.