beritakabar.blogspot.com - Seorang pilot warga Yordania, Moaz al-Kasasbeh menjadi salah satu sandera ISIS yang terancam dieksekusi mati, selain jurnalis Jepang Kenji Goto. Kepada Yordania, ISIS meminta agar membebaskan anggota Al Qaeda, Sajida al-Rishawi yang kini menjadi terpidana mati atas serangan pada 2005 silam.
Dilansir dari Reuters (28/1), Kini pemerintah Yordania dilaporkan bersedia menyerahkan Sajida al-Rishawi. "Yordania siap membebaskan tahanan untuk ISIS asal pilot kami dibebaskan," ujar jubir Pemerintah Yordania.
Untuk diketahui bahwa Sajida merupakan salah satu pelaku bom bunuh diri di 3 hotel di Amman, Yordania pada 9 November 2005, yang mengakibatkan 60 orang tewas.
Setelah ditangkap aparat Yordania, Dalam siaran CNN, Sajida mengaku dirinya dikirim untuk meneror Kota Amman. Ia mengaku bom yang tersemat di tubuhnya gagal meledak. Ia mengungkapkan bom yang meledak saat itu adalah yang terpasang di tubuh suaminya.
"Suamiku salah satu yang memimpin serangan itu," ungkap Sajida.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar